Database dan Website
1.Bagaimana cara instalasi database server dan dikoneksikan pada website pada server debian pada jaringan LAN.
1. Pastikan komputer client dan komputer server terhubung
2. Bukalah komputer server anda dan masuklah dengan menggunakan user "root" agar kita bisa melakukan perubahan-perubahan terhadap komputer server, termasuk instalasi dan konfigurasi web server.
3. Lakukan instalasi Web Server dengan mengetikkan perintah "apt-get install apache2". Lalu tekan enter.
4. Ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk melanjutkannya.
5. Selanjutnya uji web server anda dengan membuka web browser pada komputer client dan ketikkan ip Server anda pada web browser anda.
6. Jika berhasil anda buka, maka akan muncul default page dari Web Server apache2 kita.
7. Selanjutnya kembalilah ke bagian server dan lakukanlah instlasi PHP dengan mengetikkan perintah "apt-get install php5"
8. Jika ada pertanyaan yang mempertanyakan "apakah kita ingin melanjutkannya ?" seperti ini, ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk menyetujuinya.
9. Ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk melanjutkannya.
10. Ujilah PHP yang telah kita install dengan membuat sebuah file berekstensikan dan bercodekan "php" dan letakkan di direktori default dari Web Server apache2 yaitu di "/var/www/html". ketikkan perintah "nano /var/www/html/coba.php" untuk membuat filenya.
11. Ketikkan code-code PHP berikut ini untuk membuat file phpnya. Simpan file tersebut dengan menekan CTRL+X, kemudian ketikkan "y" dan tekan enter.
12. Restartlah service dari web server apache2 kita dengan perintah "service apache2 restart".
13. Uji PHP kita dengan mengakses file php kita tadi melalui web browser di komputer client. ketikkan "ip_server/coba.php" untuk mengaksesnya, contoh "192.168.105.2/coba.php" .
14. Jika berhasil, maka akan muncul isi dari file php kita tadi, yaitu info dari PHP yang telah kita install.
15. Untuk yang ketiga, kita akan melakukan instalasi Database Server dengan menggunakan mariaDB. Ketikkan perintah "apt-get install mariadb-server" untuk menginstalnya.
16. Jika ada pertanyaan yang mempertanyakan "apakah kita ingin melanjutkannya ?" seperti ini, ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk menyetujuinya.
17. Selanjutnya akan muncul tampilan konfigurasi mariadb, pada "New password for the MariaDB "root" user" masukkan password untuk user root pada mariadb.
18. Masukkan kembali password anda untuk memveifikasinya.
19. Tunggu hingga proses instalasi selesai.
20. Lakukan konfigurasi mariadb dengan mengetikkan perintah "mysql_secure_installation".
21. Ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk melanjutkannya.
22. Masukkan password untuk user root anda, kemudian tekan enter.
23. Masukkan ulang passwordnya, kemudian tekan enter.
24. Pada "remove anonymous users ?", ketikkan "y" kemudian tekan enter. penghapusan user anonymous ini bertujuan agar tidak sembarang orang bisa mengakses database kita.
25. Pada "Dissallow root login remotely?" ketikan "y" dan tekan enter. Ini berfungsi agar user "root" tidak bisa login secara remote melalui jaringan.
26. Pada "Remove test database and access to it? ketikkan "y" lalu tekan enter. Ini berfungsi untuk mengahapus database bawaan dari Mariadb yang hanya digunakan untuk mengetest saja dan dapat diakses oleh semua orang.
27. Pada "Reload Privilege tables now?" ketikkan "y" kemudian tekan enter.
28. Konfigurasi Mariadb telah selesai
29. Untuk mengakses Database MariaDB kita, ketikkan perintah "mysql -u root -p". Kemudian masukkan password dari user root kita pada MariaDB.
30. Untuk uji coba database, kita buat saja sebuah database dengan perintah "CREATE DATABASE nama_database". contoh "CREATE DATABASE coba" kemudian tekan enter. Lalu ketikkan ";" untuk mengakhiri perintah, tekan enter untuk melanjutkan.
31. Untuk melihat daftar database yang tersedia, keitkkan perintah "SHOW DATABASES" lalu tekan enter. dari sini dapat kita lihat bahwa database "coba" telah terbuat.
32. Untuk yang keempat, agar kita lebih mudah dalam mengelola dan mengatur database kita, kita install saja "PHPmyadmin" dengan perintah "apt-get install phpmyadmin". phpmyadmin ini merupakan aplikasi berbasis GUI yang mempermudah kita dalam mengelola database kita dan dapat diakses melalui web browser.
33. ika ada pertanyaan yang mempertanyakan "apakah kita ingin melanjutkannya ?" seperti ini, ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk menyetujuinya.
34. Ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk melanjutkannya.
35. Selanjutnya akan muncul, tampilan konfigurasi phpmyadmin. Pada Web server to reconfigure automatically:" pilih saja "apache2" dengan menekan tombol spasi. Karena Web Server kita tadi adalah apache2, jadi kita pilih apache2.
36. Pada "configure database for phpmyadmin with dbconfig-common?" pilih saja "yes", kemudian tekan enter untuk melanjutkan.
37. Masukkan password untuk database yang dibuat oleh phpmyadmin. plih "ok" dan tekan enter.
38. Masukkan password Database MariaDB kita tadi, untuk mendaftarkan phpmyadmin ke database server kita tadi. pilih "ok" dan tekan enter.
39. Masukkan ulang password anda lagi, untuk mengkonfirmasinya.
40.Untuk pengujiannya, kita buka saja web browser pada client kita dan akses phpmyadmin kita dengan mengetikkan "ip_server/phpmyadmin". contoh "192.168.105.2/phpmyadmin", kemudian tekan enter untuk mengakses.
41. Jika berhasil masuk ke Login page dari phpmyadmin, maka phpmyadmin anda telah berjalan dengan normal. Lalu coba kita Login dengan username "root" dan password sesuai dengan yang sudah anda setting.
42. Setelah Login, maka kita akan masuk ke halaman pengaturan database kita. Dari sini juga terlihat bahwa terfapat fatabase yang tadi kita buat pada MariaDB.
2. Bukalah komputer server anda dan masuklah dengan menggunakan user "root" agar kita bisa melakukan perubahan-perubahan terhadap komputer server, termasuk instalasi dan konfigurasi web server.
3. Lakukan instalasi Web Server dengan mengetikkan perintah "apt-get install apache2". Lalu tekan enter.
4. Ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk melanjutkannya.
5. Selanjutnya uji web server anda dengan membuka web browser pada komputer client dan ketikkan ip Server anda pada web browser anda.
6. Jika berhasil anda buka, maka akan muncul default page dari Web Server apache2 kita.
7. Selanjutnya kembalilah ke bagian server dan lakukanlah instlasi PHP dengan mengetikkan perintah "apt-get install php5"
8. Jika ada pertanyaan yang mempertanyakan "apakah kita ingin melanjutkannya ?" seperti ini, ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk menyetujuinya.
9. Ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk melanjutkannya.
10. Ujilah PHP yang telah kita install dengan membuat sebuah file berekstensikan dan bercodekan "php" dan letakkan di direktori default dari Web Server apache2 yaitu di "/var/www/html". ketikkan perintah "nano /var/www/html/coba.php" untuk membuat filenya.
11. Ketikkan code-code PHP berikut ini untuk membuat file phpnya. Simpan file tersebut dengan menekan CTRL+X, kemudian ketikkan "y" dan tekan enter.
12. Restartlah service dari web server apache2 kita dengan perintah "service apache2 restart".
13. Uji PHP kita dengan mengakses file php kita tadi melalui web browser di komputer client. ketikkan "ip_server/coba.php" untuk mengaksesnya, contoh "192.168.105.2/coba.php" .
14. Jika berhasil, maka akan muncul isi dari file php kita tadi, yaitu info dari PHP yang telah kita install.
15. Untuk yang ketiga, kita akan melakukan instalasi Database Server dengan menggunakan mariaDB. Ketikkan perintah "apt-get install mariadb-server" untuk menginstalnya.
16. Jika ada pertanyaan yang mempertanyakan "apakah kita ingin melanjutkannya ?" seperti ini, ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk menyetujuinya.
17. Selanjutnya akan muncul tampilan konfigurasi mariadb, pada "New password for the MariaDB "root" user" masukkan password untuk user root pada mariadb.
18. Masukkan kembali password anda untuk memveifikasinya.
19. Tunggu hingga proses instalasi selesai.
20. Lakukan konfigurasi mariadb dengan mengetikkan perintah "mysql_secure_installation".
21. Ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk melanjutkannya.
22. Masukkan password untuk user root anda, kemudian tekan enter.
23. Masukkan ulang passwordnya, kemudian tekan enter.
24. Pada "remove anonymous users ?", ketikkan "y" kemudian tekan enter. penghapusan user anonymous ini bertujuan agar tidak sembarang orang bisa mengakses database kita.
25. Pada "Dissallow root login remotely?" ketikan "y" dan tekan enter. Ini berfungsi agar user "root" tidak bisa login secara remote melalui jaringan.
26. Pada "Remove test database and access to it? ketikkan "y" lalu tekan enter. Ini berfungsi untuk mengahapus database bawaan dari Mariadb yang hanya digunakan untuk mengetest saja dan dapat diakses oleh semua orang.
27. Pada "Reload Privilege tables now?" ketikkan "y" kemudian tekan enter.
28. Konfigurasi Mariadb telah selesai
29. Untuk mengakses Database MariaDB kita, ketikkan perintah "mysql -u root -p". Kemudian masukkan password dari user root kita pada MariaDB.
30. Untuk uji coba database, kita buat saja sebuah database dengan perintah "CREATE DATABASE nama_database". contoh "CREATE DATABASE coba" kemudian tekan enter. Lalu ketikkan ";" untuk mengakhiri perintah, tekan enter untuk melanjutkan.
31. Untuk melihat daftar database yang tersedia, keitkkan perintah "SHOW DATABASES" lalu tekan enter. dari sini dapat kita lihat bahwa database "coba" telah terbuat.
32. Untuk yang keempat, agar kita lebih mudah dalam mengelola dan mengatur database kita, kita install saja "PHPmyadmin" dengan perintah "apt-get install phpmyadmin". phpmyadmin ini merupakan aplikasi berbasis GUI yang mempermudah kita dalam mengelola database kita dan dapat diakses melalui web browser.
33. ika ada pertanyaan yang mempertanyakan "apakah kita ingin melanjutkannya ?" seperti ini, ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk menyetujuinya.
34. Ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk melanjutkannya.
35. Selanjutnya akan muncul, tampilan konfigurasi phpmyadmin. Pada Web server to reconfigure automatically:" pilih saja "apache2" dengan menekan tombol spasi. Karena Web Server kita tadi adalah apache2, jadi kita pilih apache2.
36. Pada "configure database for phpmyadmin with dbconfig-common?" pilih saja "yes", kemudian tekan enter untuk melanjutkan.
37. Masukkan password untuk database yang dibuat oleh phpmyadmin. plih "ok" dan tekan enter.
38. Masukkan password Database MariaDB kita tadi, untuk mendaftarkan phpmyadmin ke database server kita tadi. pilih "ok" dan tekan enter.
39. Masukkan ulang password anda lagi, untuk mengkonfirmasinya.
40.Untuk pengujiannya, kita buka saja web browser pada client kita dan akses phpmyadmin kita dengan mengetikkan "ip_server/phpmyadmin". contoh "192.168.105.2/phpmyadmin", kemudian tekan enter untuk mengakses.
41. Jika berhasil masuk ke Login page dari phpmyadmin, maka phpmyadmin anda telah berjalan dengan normal. Lalu coba kita Login dengan username "root" dan password sesuai dengan yang sudah anda setting.
42. Setelah Login, maka kita akan masuk ke halaman pengaturan database kita. Dari sini juga terlihat bahwa terfapat fatabase yang tadi kita buat pada MariaDB.







































